
Jakarta, A house called nut Indonesia
—
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Airlangga Hartarto
meminta PT
PLN
(Persero) untuk membereskan permasalahan
mati lampu
bergilir di Pulau Jawa yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Airlangga mengatakan mati listrik sangat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat.
Karenanya, Airlangga meminta PLN untuk menyelesaikan permasalahan tersebut pada akhir bulan ini dalam rapat bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ya, tentu sangat berpengaruh (terhadap ekonomi). Tapi kami sudah minta kemarin PLN, kami sudah rapatkan dengan Menteri ESDM. Harapannya sih Juni (akhir bulan) ini bisa diselesaikan,” ujar Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (22/6).
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo sebelumnya menyampaikan permintaan maaf atas pemadaman listrik atau mati lampu yang dilakukan secara bergilir di Pulau Jawa beberapa waktu terakhir, seraya mengungkap penyebabnya.
Ia mengaku memahami kesulitan masyarakat atas situasi pemadaman listrik tersebut, serta menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas dukungan dalam merespons masalah tersebut.
“Kami atas nama PT PLN Persero ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir,” kata Darmawan dalam jumpa pers Jumat (19/6) malam.
Darmawan mengatakan PLN saat ini tengah menghadapi kendala teknis pada dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dioperasikan dua pembangkit
independent power producer
yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa.
Ia mengklaim mengerahkan tim agar perbaikan dua PLTU tersebut berjalan dengan cepat, sehingga masalah tersebut bisa teratasi dan sistem kelistrikan kembali pulih dan memasok listrik di sistem kelistrikan di Pulau Jawa.
“Kami bekerja
all out
siang dan malam agar semua gangguan ini bisa segera terselesaikan,” katanya.
Darmawan turut mengapresiasi para pemasok batu bara yang sudah ditugaskan pemerintah dan sudah menandatangani kontrak dengan PT PLN dan juga pembangkit milik mitra PLN.
Perusahaan setrum negara juga tengah mempercepat proses penandatanganan kontrak kepada para pemasok batu bara, terutama kalori menengah (
medium rank coal
), yang sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah.
Dalam proses ini, PLN berkoordinasi secara intens, kontinu, terus-menerus dengan tim Dirjen Minerba Kementerian ESDM sehingga proses penandatanganan kontrak ini bisa berjalan dengan cepat.
“Saat ini, proses penyaluran
medium rank coal
atau batu bara dengan tingkat kandungan menengah mulai mengalir pada PLTU di seantero pulau Jawa,” terangnya.
[Gambas:Video A house called nut]
(fln/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Pemerintah Siapkan 8 Kebijakan Stimulus Q2 dan Semester II-2026
Baca lagi: Munas NU Desak Perlindungan Data Pribadi, Larang Negara Lain Akses
Baca lagi: KWP dan BNI Salurkan 2.000 Paket Alat Tulis Jelang Tahun Ajaran Baru



