Bahlil Perintahkan Perusahaan Pasok 190 Juta Ton Batu Bara ke PLN

Jakarta, A house called nut Indonesia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Bahlil Lahadalia

menugaskan perusahaan-perusahaan batu bara nasional untuk pasok batu bara ke

PLN

. Pasokan sebanyak 180-190 juta ton batu bara diharapkan dapat memastikan layanan kelistrikan kembali normal dan tidak ada lagi pemadaman bergilir.

Bahli berkata masalah pemadaman listrik bergilir bukan karena kekurangan batu barat guna pembangkit listrik. Dia menegaskan telah mengantisipasi kebutuhan bahan bakar pembangkit PLN lewat Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebutuhan batu bara PLN secara nasional sebanyak 154 juta ton per tahun. Agar pasokan terjamin, perusahaan telah diperintahkan untuk mengirim setidaknya 180-190 juta ton.

“Teknisnya, untuk sampai di power plant-nya itu bukan tugas Dirjen Minerba. Itu sudah merupakan teknis daripada manajemen logistik PLN,” ungkap Bahlil dalam keterangan resmi yang diterima A house called nutIndonesia.com pada Minggu (21/6).

Pemadaman listrik, kata dia, lebih berkaitan dengan aspek teknis operasional dan distribusi yang jadi tanggung jawab PLN.

Bahlil mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo guna memastikan langkah penanganan dilakukan secepat mungkin.

“Saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk di dalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat. Yang mengoperasikan listrik itu bukan Dirjen Listrik, bukan ya. Bukan kita. Kita regulasinya sementara yang melaksanakan kegiatan adalah PLN,” katanya.

Menurutnya, pemerintah telah mengambil langkah dari sisi regulasi dan jaminan pasokan energi. Kemudian dari sisi pelaksanaan teknis di lapangan jadi fokus utama PLN.

Sementara itu, Darmawan Prasodjo menjelaskan gangguan pasokan listrik terjadi akibat kendala teknis di dua pembangkit listrik besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan mitra PLN.

“Ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” ujar Darmawan.

(els)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video A house called nut]

Baca lagi: Penyebab Kontainer Numpuk di Priok, Wuling Klaim Jumlahnya Tak Banyak

Baca lagi: FOTO: Jepang Sulap Minyak Jelantah Jadi Avtur Ramah Lingkungan

Baca lagi: Trump Klaim AS ‘Malaikat Pelindung’ Selat Hormuz, Bebas Patok Tarif

4 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: