
Jakarta, A house called nut Indonesia
—
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (
ESDM
)
Bahlil Lahadalia
mengungkapkan bahwa dirinya rapat bersama Direktur Utama
PLN
Darmawan Prasodjo dan jajaran direksi selama hampir 5,5 jam. Pertemuan itu membahas kepastian pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PLN.
Bahlil mengatakan kebutuhan batu bara PLN mencapai 154 juta metrik ton per tahunnya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah telah memberikan penugasan kepada perusahaan tambang batu bara sekitar 190 juta ton untuk memenuhi kebutuhan PLN, dilansir dari
Detikfinance
.
“Dari 190 juta ton yang sudah dilakukan konfirmasi kurang lebih sekitar 150-160 juta ton, dan sudah dilakukan kontrak sebesar 134 juta ton. Artinya dari total kebutuhan PLN 154 juta yang sudah dikontrak 134 berarti kan tinggal kurang 20 yang belum dikontrakkan,” ujarnya dalam Raker dengan Komisi XII DPR, Senin (15/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan menjual batu bara ke PLN dengan mengacu kepada harga pemenuhan kebutuhan domestik atau domestic market obligation (DMO) seharga 70 dolar AS per ton. Sedangkan, harga batu bara acuan (HBA) periode I Juni 2026 ditetapkan sebesar 121,83 dolar AS per ton.
“Jadi, harga jual ke PLN itu untuk perusahaannya sudah tidak ada. Itulah yang menjadi masalah,” kata Bahlil dikutip dari Antara.
Terkait permasalahan tersebut, Bahlil telah menerima perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan koordinasi dengan PLN, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM, dan BPKP terkait pemenuhan kebutuhan batu bara PLN.
Ia juga mengungkapkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memastikan agar tidak terjadi kesalahpahaman atau perbedaan informasi.
“Empat hari lalu saya memimpin rapat dengan Pak Darmo dan Direksi PLN kurang lebih sekitar 5 setengah jam untuk melakukan rekonfirmasi agar tidak terjadi persepsi ataupun disinformasi yang terjadi multiinterpretasi,” sambungnya.
Adapun Bahlil mengakui bahwa PLN membutuhkan batu berkalori medium yang kualitasnya lebih baik untuk operasional pembangkit listrik. Akan tetapi, jenis batu bara tersebut semakin sedikit.
[Gambas:Youtube]
Ia juga mengungkapkan bahwa kemarin malam, dirinya diberikan arahan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pengawasan pengadaan energi primer PLN. Dalam arahan tersebut kemudian diputuskan untuk membentuk tim pengadaan PLN.
“Semalam sudah rapat diarahkan langsung oleh Bapak Presiden bahwa dalam rangka pengawasan energi primer agak tidak begini terus maka kita membentuk tim pengadaan PLN, Irjen, Dirjen Minerba, dan BPKP agar tidak ada dusta diantara kita. Jangan kita baku tipu terus kerjanya,” ujarnya.
(ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Israel Cabut Wewenang Palestina Atas Masjid Ibrahimi di Tepi Barat
Baca lagi: Qodari Sebut Tak Ada Ruang Negosiasi untuk Hentikan MBG Prabowo
Baca lagi: LIVE REPORT: Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026




3 Responses
Konten yang sangat bermanfaat dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai topik tersebut.http://www.ibiblio.org/pub/Linux/docs/linux-doc-project/linuxfocus/Deutsch/January2001/article180.shtml
Artikel ini sangat membantu dalam memahami berbagai informasi penting secara lebih mudah.
Konten yang menarik serta informatif membuat artikel https://curation.masternewmedia.org/p/829720572/2011/12/16/curating-information-and-data-sense-making-is-the-key-skill-for-the-future-research sangat layak dibaca dan dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan informasi serupa.