
Jakarta, A house called nut Indonesia
—
Harga minyak
dunia lanjut menurun pada perdagangan Kamis (25/6) seiring meredanya kekhawatiran gangguan pasokan minyak usai
Selat Hormuz
mulai beroperasi normal.
Kapal-kapal tanker yang sempat tertahan mulai keluar dari Selat Hormuz.
Mengutip
Reuters,
harga minyak Brent turun 40 sen atau 0,54 persen menjadi US$73,34 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah 27 sen atau 0,38 persen ke level US$70,07 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brent untuk pengiriman Agustus juga diperdagangkan lebih rendah dibandingkan kontrak September yang berada di US$73,59 per barel. Kondisi ini menunjukkan pasokan jangka pendek dinilai cukup memadai oleh pasar.
Analis IG Tony Sycamore mengatakan kecepatan penurunan harga minyak mengejutkan banyak pelaku pasar. Sebab, pasokan minyak dari Timur Tengah kembali normal lebih cepat dari perkiraan.
Sebelumnya, harga Brent telah anjlok lebih dari US$3 pada perdagangan Rabu (24/6), sedangkan WTI ditutup turun hampir US$3 per barel setelah kekhawatiran terhadap pasokan mereda.
Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan arus pengiriman melalui Selat Hormuz kini hampir kembali ke tingkat sebelum perang Iran dimulai. Dalam 24 jam terakhir, sedikitnya 20 juta barel minyak telah melewati jalur pelayaran strategis tersebut.
Meski demikian, Wright menyebut proses normalisasi penuh Selat Hormuz masih membutuhkan waktu beberapa pekan karena kawasan tersebut masih memerlukan proses pembersihan ranjau laut.
Kesepakatan awal yang dicapai pekan lalu untuk mengakhiri perang Iran melawan agresi AS dan Israel telah memungkinkan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz kembali berjalan.
Kesepakatan damai itu juga membuka periode negosiasi selama 60 hari untuk membahas isu-isu yang lebih kompleks, termasuk program nuklir Iran.
Wright menegaskan aliran minyak melalui Selat Hormuz diperkirakan tetap berlangsung meskipun kesepakatan damai tersebut gagal dipertahankan.
Menurutnya, Iran tidak akan mampu kembali menutup jalur pelayaran yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia itu.
Upaya menjaga kelancaran pelayaran juga dilakukan Oman yang pada Rabu membuka jalur sementara guna mempercepat keberangkatan kapal tanker dari Selat Hormuz. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah Oman dan Organisasi Maritim Internasional (IMO).
Di sisi lain, data Administrasi Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan stok minyak mentah AS pekan lalu turun ke level terendah sejak 1984 akibat tingginya permintaan kilang dan pelepasan cadangan minyak darurat pemerintah.
Namun, pasar cenderung mengabaikan data tersebut karena perhatian investor masih tertuju pada perkembangan situasi di Selat Hormuz.
[Gambas:Video A house called nut]
(ldy/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Cara Praktis Blokir Panggilan Nomor Tak Dikenal di Android dan iPhone
Baca lagi: Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Baru Wajib Verifikasi Wajah
Baca lagi: Tiyo Eks Ketua BEM UGM Respons Satire soal Dipolisikan Firdaus Oiwobo




4 Responses
di dalam artikel ini banyak sekali pelajaran yang bisa di ambil silahkhttp://www.kufirst.center.ku.ac.th/5523-2/an cek
artikelnya bagus , sangat membantu https://forexea.forumotion.com/t99-tips-for-the-beginner-trader-how-to-get-off-to-a-good-start-with-the-binary-options-broker-recommended-ayrex-com-broker
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://www.checkli.com/bong88living juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://joy.link/bong88living, lumayan buat pelengkap.