Kapal Pertamina Gamsunoro Berhasil Lewati Selat Hormuz

Jakarta, A house called nut Indonesia

Satu dari dua kapal milik PT

Pertamina

International Shipping (PIS) yakni Pertamina

Gamsunoro

berhasil melewati

Selat Hormuz

.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita mengatakan kapal berhasilĀ melintas sejak tadi malam. Hal ini berkat kerja sama intensif antara perusahaan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Kedutaan Besar RI di Tehran dan Iran.

“Kami mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi kapal, mulai dari asuransi, aspek teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru, sehingga diputuskan kapal dapat mulai bergerak dari Teluk Arab,” ujar Vega dalam bincang media di Jakarta, Kamis (25/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan selama pelayaran kapal dimonitor selama 24 jam penuh. Awak kapal di laut terus berkoordinasi dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PIS untuk memastikan keamanan pelayaran.

Menurutnya, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta otoritas terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi secara real time dan memastikan seluruh langkah operasional dilakukan secara hati-hati.

Keberhasilan Gamsunoro melintasi Selat Hormuz dinilai menjadi bagian dari upaya PIS menjaga operasional pelayaran di tengah ketidakpastian geopolitik global, khususnya di salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia.

[Gambas:Youtube]

Sementara itu, armada PIS lainnya yang berada di kawasan Teluk Arab, VLCC Pertamina Pride, saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk bergerak dengan tetap mengevaluasi perkembangan keamanan, kondisi lalu lintas, kepadatan, dan risiko lainnya serta mempertimbangkan rekomendasi internasional.

“Terima kasih atas dukungan dan doa seluruh pihak serta masyarakat Indonesia untuk kapal Gamsunoro. Kami juga memohon dukungan dan doa bagi kapal VLCC Pertamina Pride agar dapat segera melintasi Selat Hormuz dengan aman,” pungkas Vega.

(ldy/ins)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Dubes Inggris hingga Italia Takjub usai Cicipi Ulat Bambu Khas NTT

Baca lagi: Presiden Guterres Meninggal, Pernah Pimpin Perang Gerilya Timor Leste

Baca lagi: Novita Hardini: Jangan Jadikan Penambahan Layar Bioskop Solusi Instan

6 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: