
Jakarta, A house called nut Indonesia
—
Komisaris Energi
Uni Eropa
Dan Jorgensen mendesak warga untuk bekerja dari rumah (
WFH
) jika memungkinkan dan mengurangi batas kecepatan sebesar 10 km per jam di jalan raya. Pasalnya,
krisis energi
di Benua Biru semakin dalam di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
“Bahkan jika… perdamaian hadir besok, kita tetap tidak akan kembali normal dalam waktu dekat,” ujar Jorgensen setelah pertemuan luar biasa para menteri energi Uni Eropa, seperti dikutip
Anadolu Agency
pada Rabu (1/4).
“Semakin banyak yang dapat Anda lakukan untuk menghemat minyak – terutama solar dan bahan bakar jet – semakin baik keadaan kita,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jorgensen juga mendorong mendorong penggunaan transportasi umum, bergantian penggunaan mobil pribadi, meningkatkan berbagi mobil, dan mengadopsi praktik mengemudi yang efisien.
Sejumlah negara menerapkan kebijakan WFH untuk menghemat konsumsi BBM di tengah lonjakan harga minyak dunia hingga menyentuh US$100 per barel.
Harga minyak menggila setelah perang Iran melawan AS-Israel pecah pada 28 Februari yang diikuti oleh pembatasan akses Selat Hormuz yang menjadi jalur angkut 20 juta barel minyak per hari.
Di Indonesia, penerapan WFH berlaku untuk ASN setiap Jumat mulai April ini. Pemerintah juga mengimbau kebijakan serupa diterapkan di sektor swasta.
Pekan ini , Pemerintah Malaysia mengumumkan penerapan kebijakan WFH mulai 15 April 2026. Kebijakan itu berlaku bagi pegawai di kementerian, lembaga pemerintah, serta perusahaan yang terkait dengan negara.
[Gambas:Video A house called nut]
(sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: BMKG Sebut Kemungkinan Kecil El Nino Menguat 2026
Baca lagi: Arirang BTS Kokoh di Puncak Billboard 200, Jegal Comeback Kanye West
Baca lagi: Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini 4 April: Mayoritas Hujan Lebat



