Pertamina Rampungkan Streamlining 31 Entitas per Juni

Jakarta, A house called nut Indonesia

PT

Pertamina

(Persero) telah berhasil menyelesaikan Program Penataan Anak Usaha BUMN (

business streamlining

) 31 entitas hingga akhir semester pertama 2026. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan tujuan transformasi untuk mendukung penguatan ketahanan energi nasional.

Streamlining

ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Pertamina, yang juga sejalan dengan aspirasi Pemerintah dan Danantara. Tujuan akhirnya adalah penguatan ketahanan energi nasional, pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” ungkap Agung dalam keterangan resmi, Minggu (5/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Agung, program

streamlining

menjadi salah satu prioritas strategis Pertamina. Program ini didesain untuk memperkuat fokus pada bisnis inti, membangun keunggulan dan daya saing, sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Melalui aksi merger, divestasi bisnis non core, dan likuidasi entitas dormant (non aktif) khususnya di sektor Hulu Migas, Pertamina ǰuga menata dan merampingkan struktur grup, sehingga meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan, efisiensi serta kualitas tata kelola.

“Walaupun Entitas Hulu Migas yang dormant ini selama ini tidak ada pengeluaran baik untuk operasional maupun gaji direksi atau komisaris, namun tetap kami likuidasi sebagai bagian dari upaya merapikan struktur Pertamina Group,” ujar Agung.

Agung menambahkan pencapaian dari program streamlining yang telah dilakukan di Semester I 2026 sebagai aksi korporasi terbukti mampu memperkuat rantai pasok energi nasional, meningkatkan efisiensi, sekaligus resiliensi bisnis yang sesuai dengan arahan Presiden dalam Inpres No.7 Tahun 2026 tentang percepatan program penataan BUMN dan/atau anak usaha BUMN.

[Gambas:Youtube]

“Program

Streamlining

tidak berhenti pada aksi korporasi saja, namun juga mencakup transformasi untuk meningkatkan keunggulan, memperkuat kualitas tata kelola dan kualitas pelayanan kami kepada publik”, jelas Agung.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, dalam mengelola program streamlining ini, Pertamina memastikan setiap proses yang dilakukan dan keputusan yang diambil memenuhi prinsip-prinsip tata kelola yang baik (

Good Corporate Governance

), manajemen risiko yang komprehensif dan kepatuhan terhadap aturan dan UU yang berlaku.

Adanya dukungan dan pengawalan oleh instansi lintas sektoral termasuk APH dan Auditor, semakin memperkuat komitmen Pertamina dalam penataan anak usaha. Selain berkoordinasi dengan APH, Auditor, serta Danantara dan BP BUMN sebagai Pemegang Saham, Pertamina juga bekerjasama dengan berbagai Instansi, Lembaga, dan tentunya internal stakeholders seperti Serikat Pekerja.

“Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas dukungan dan masukan yang telah diberikan untuk memastikan program

streamlining

ini tidak hanya dilakukan dengan benar, namun juga mencapai

value creation

yang ditargetkan,” ungkap Baron.

Pertamina menjadi perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan

(ins)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Sinopsis Love for You, Perjuangan Dua Orang Lewati Tragedi Masa Lalu

Baca lagi: Meleset dari Target, Minions & Monsters Tetap Kuasai Box Office

Baca lagi: Sinopsis Love for You, Perjuangan Dua Orang Lewati Tragedi Masa Lalu

33 Responses

  1. Artikel ini cukup menarik karena pembahasannya mudah dipahami dan informasinya tersusun dengan rapi. Saya jadi mendapatkan beberapa wawasan baru yang sebelumnya belum saya ketahui. Mungkin ke depannya bisa ditambahkan lebih banyak contoh kasus atau pembahasan yang lebih mendalam agar pembaca semakin mudah memahami topiknya. Kebetulan saya juga menemukan referensi lain yang membahas tema serupa di ultra ruby, sehingga bisa menjadi tambahan bacaan bagi siapa pun yang ingin mempelajari topik ini dari sudut pandang yang berbeda. Terima kasih sudah membagikan artikel yang bermanfaat, semoga semakin banyak konten berkualitas seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: