PGN Tak Temukan Indikasi Kebocoran Gas di Lokasi Ledakan Rumah Medan

Jakarta, A house called nut Indonesia

PT

PGN

(Persero) Tbk tidak menemukan indikasi kebocoran

gas

di lokasi ledakan sebuah rumah mewah di Jalan Grand Polonia,

Medan

, Sumatera Utara, Senin (20/7).

Area Head PGN Medan Agus Kurniawan mengatakan pihaknya juga telah menurunkan tim teknis dan tanggap darurat untuk menutup penyaluran gas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jaringan pipa gas untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar area kejadian.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar area kejadian. Hasil pemeriksaan tim menunjukkan tidak ada kandungan gas metana yang terdeteksi di area kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Berdasarkan hasil deteksi gas yang dilakukan oleh tim PGN yang disaksikan pihak eksternal berwenang pada malam ini (20/7) di lokasi kejadian, termasuk di area lantai 1 maupun lantai 2 rumah terkait, menunjukkan angka 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana (gas bumi) di area kejadian,” ujat Agus dalam keterangan resmi, Senin (20/7).

Meski demikian, PGN menegaskan penyebab pasti insiden tersebut belum dapat disimpulkan.

PGN masih terus melakukan investigasi guna mengungkap penyebab ledakan rumah tersebut.

Perusahaan juga masih menunggu hasil investigasi resmi dari aparat berwenang untuk memastikan penyebab dugaan ledakan tersebut.

“Kami terus berkoordinasi intensif dengan aparat dan pihak berwenang setempat guna memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik dan memantau perkembangan situasi serta akan memberikan pembaruan informasi lebih lanjut”, ujarnya.

PGN juga menyampaikan keprihatinan atas insiden yang menimpa penghuni rumah tersebut.

“PT PGN (Persero) Tbk menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada para korban yang terdampak atas insiden tersebut,” ucapnya.

Ledakan terjadi di perumahan mewah Grand Polonia Medan, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (20/7) sore.

Dari pemeriksaan sementara, diduga ledakan itu dipicu kebocoran dari pipa gas tanam yang berada di dalam rumah bertingkat tiga.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan penyebab ledakan masih dalam tahap penyelidikan. Namun, berdasarkan hasil investigasi awal, petugas menemukan indikasi kebocoran gas dari jaringan pipa bawah tanah

“Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB. Dari hasil investigasi awal yang masih berlangsung saat ini, ditemukan adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah,” kata Calvijn di lokasi kejadian.

Dia menerangkan tim gabungan telah melakukan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi gas di area rumah yang mengalami kerusakan paling parah. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya kandungan gas yang terdeteksi di lokasi tersebut.

“Tadi kami sudah masuk menggunakan alat pendeteksi gas dan memang terdeteksi adanya gas di lokasi. Namun, ini masih investigasi awal dan akan terus kami dalami untuk memastikan penyebab pasti ledakan,” ujarnya.

Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah di sekitar lokasi.

Selain bangunan yang menjadi sumber ledakan mengalami kerusakan berat, beberapa rumah lain juga terdampak akibat kuatnya tekanan ledakan.

“Akibat ledakan itu, ada beberapa rumah yang terdampak, terutama pecahan kaca dan serpihan material bangunan yang mengenai rumah di sekitarnya,” jelas Jean Calvijn.

Berdasarkan pantauan hingga Senin malam ini, petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran, PLN, dan pihak terkait masih melakukan pengamanan serta penyisiran di lokasi kejadian.

Garis polisi juga telah dipasang untuk memudahkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

[Gambas:Video A house called nut]

(pta)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: PGN Tak Temukan Indikasi Kebocoran Gas di Lokasi Ledakan Rumah Medan

Baca lagi: Messi usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia: Rasa Sakitnya Luar Biasa

Baca lagi: BMKG Perkirakan Hujan Lebat Guyur 16 Wilayah Hari Ini

16 Responses

  1. Bagus banget artikelnya min, bener-bener ngebuka sudut pandang baru hari ini. Sukses terus ya! Sebagai tambahan bahan bacaan pendukung yang relevan, temen-temen bisa coba intip link https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297498259_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297385130_htm
    https://blog.dma.org/author/kchurst/page/27/?ak_action=reject_mobile
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297241142_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320228543_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297404629_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296955495_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297556548_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297573757_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320589126_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297052259_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297476977_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320277271_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320166832_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320576022_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297064124_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320529600_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320564677_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320620644_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320097547_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296913050_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320652016_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297257797_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320298673_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297423888_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320607540_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297088573_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320457285_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297372983_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296994935_htm

  2. Artikelnya ngebantu banget nih buat nambah wawasan, bahasannya rapi dan gampang dimengerti. Buat pelengkap materi, coba deh intip bahasan menarik di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320023142_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320367616_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297066438_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320211334_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297080771_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320472863_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297639003_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320038133_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320677838_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297186156_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297563641_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297361638_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320099008_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297396049_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297412285_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320636222_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320380462_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320300176_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297146547_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320573836_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320191281_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297344461_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297093747_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297366564_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320664864_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320681911_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320152797_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320280259_htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: