
Jakarta, A house called nut Indonesia
—
Presiden AS
Donald Trump
mengancam bakal mengenakan tarif 50 persen terhadap barang
impor
dari negara pemasok senjata ke
Iran
.
“Negara yang memasok senjata militer ke Iran akan segera dikenakan tarif, untuk semua barang yang dijual ke Amerika Serikat, sebesar 50 persen, berlaku segera,” ujar Trump melalui akun Truth Social, seperti dikutip
Al Jazeera
, Rabu (8/4).
“Tidak akan ada pengecualian atau pembebasan!,” sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancaman itu dilontarkan Trump setelah sehari sebelumnya mengumumkan gencatan senjata AS-Iran selama dua pekan dari perang yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.
Trump menyampaikan selama periode ini, kedua negara akan bernegosiasi untuk menyelesaikan perselisihan.
“Periode dua minggu akan memungkinkan perjanjian tersebut diselesaikan dan diwujudkan,” ujar Trump di media sosialnya, Selasa (7/4).
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi bahwa kesepakatan gencatan senjata ini bakal berlangsung selama dua minggu. Selama kurun waktu tersebut, Iran dan AS akan memulai negosiasi di Pakistan.
“Negosiasi ini akan dimulai di Islamabad dengan tingkat ketidakpercayaan penuh terhadap pihak Amerika, dan Iran akan mengalokasikan waktu dua minggu untuk proses tersebut. Periode ini dapat diperpanjang atas kesepakatan kedua pihak,” demikian pernyataan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
[Gambas:Youtube]
(sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: AS Kini Pertimbangkan Cabut dari NATO usai Perang Lawan Iran
Baca lagi: Duarrr, Astronaut Artemis II Saksikan Meteor Hantam Bulan
Baca lagi: TAUD Ungkap Identitas 16 Terduga Penyiram Air Keras Andrie Yunus



